Miranda Goeltom Datangi KPK Dimintai Keterangan soal Kasus Century | BABEGUS.COM

Miranda Goeltom Datangi KPK Dimintai Keterangan soal Kasus Century

Miranda Goeltom Datangi KPK Dimintai Keterangan soal Kasus Century

SP/Ruht Semiono Pemeriksaan Miranda S Goeltom - Mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Miranda S Goeltom tiba di gedung KPK guna diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi,Senin (6/1). Miranda diperiksa sebagai saksi dalam penyidikan dugaan korupsi pemberian Fasilitas Pendaan Jangka Pendek (FPJP) dan penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik untuk tersangka Budy Mulya.


 

Jakarta, Babegus.com – Mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Miranda Goeltom mengaku dimintai keterangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait penyelidikan kasus dugaan korupsi Bank Century. Pengakuan ini disampaikan Miranda usai dimintai keterangan.

“Masih penyelidikan mengenai (kasus Bank) Century. Enggak ada pertanyaan baru, cuma yang lama diklarifikasi,” kata Miranda, di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (13/11)

Dalam permintaan keterangan ini, Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia itu mengatakan salah satu yang dikonfirmasi tim penyelidik KPK adalah soal prosedur pengambilan keputusan terkait Bank Century.

Ribuan Marketer sudah memakai tool ini untuk

Mengelola semua akun media sosial Facebook & Instagram

Nikmati kemudahan, posting terjadwal, dan upload langsung dari komputer.

Selebihnya, Miranda mengaku tak mengingat secara rinci pertanyaan-pertanyaan yang diajukan tim penyelidik. Hal ini lantaran terlalu banyak pertanyaan yang diajukan, terutama berkaitan dengan persoalan Bank Century.

“Cuma ditanyai prosedur pengambilan keputusan. Mengenai Bank Century saja. Semuanya macam-macam enggak ingat lagi,” katanya.

Meski demikian, Miranda membantah saat disinggung mengenai putusan perkara mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia Budi Mulya yang menyebut namanya sebagai salah satu pihak yang turut bersama-sama dalam perkara korupsi.

Nama Miranda disebut sebagai salah satu pihak yang bersama-sama dengan Budi Mulya dan sejumlah pejabat BI lainnya dalam kasus korupsi terkait pemberian FPJP Bank Century dan penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik ini.

Namun, hingga saat ini, KPK baru menjerat mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia, Budi Mulya yang telah dihukum Pengadilan Tipikor.

Diberitakan, dalam berkas putusan Budi Mulya di tingkat kasasi disebutkan Budi Mulya terbukti bersalah melakukan korupsi bersama-sama dengan sejumlah pejabat BI, di antaranya Boediono selaku Gubernur BI, Miranda Swaray Goeltom selaku Deputi Gubernur Senior BI.

Kemudian Siti Chalimah Fadjrijah (almarhum) selaku Deputi Gubernur Bidang 6 Pengawasan Bank Umum dan Bank Syariah, Budi Rochadi (almarhum) selaku Deputi Gubernur Bidang 7 Sistem Pembayaran, Pengedaran Uang, BPR dan Perkreditan, Muliaman D Hadad selaku Deputi Gubenur Bidang 5 Kebijakan Perbankan/Stabilitas Sistem Keuangan.

Selanjutnya, Hartadi Agus Sarwono selaku Deputi Gubernur Bidang 3 Kebijakan Moneter, dan Ardhayadi Mitroatmodjo selaku Deputi Gubernur Bidang 8 Logistik, Keuangan, Penyelesaian Aset, Sekretariat dan KBI. Selain itu, ada nama lain yakni pemilik Bank Century Robert Tantular dan Hermanus Hasan serta Raden Pardede selaku Sekretaris Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

KPK saat ini sedang membuka penyelidikan baru terkait kasus Century. Ketua KPK Agus Rahardjo, sebelumnya mengatakan tim penyidik dan penuntut umum telah menyelesaikan kajian atas kelanjutan kasus dugaan korupsi Bank Century. Agus membuka kemungkinan adanya pihak-pihak lain yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

 

 

Sumber: Suara Pembaruan

Pasang Iklan Banner Gratis Selamanya

Pasang Iklan Banner Gratis Selamanya

JASA PEMBUATAN WEBSITE MURAH & PROFESIONAL

Website: www.amubaweb.com

Melayani Pembuatan Website: Berita, Profile Caleg, Profile Perusahaan, Organisasi atau Sekolah, Toko Online, dan lain-lain.Domain Gratis, Hosting Unlimited, Tampilan sesuai Permintaan, Aman dari Hacker. Hubungi: Telp./WA: +6281294635834

Subscribe

Mari bergabung dengan 3.889 pelanggan Babegus.com dengan memasukkan E-mail aktif Anda di bawah ini. E-mail Anda dirahasiakan. Terima kasih.