Dukung Australia Pindah Kedubes ke Yerusalem, Prabowo Dinilai Tak Paham Sejarah KAA | BABEGUS.COM

Dukung Australia Pindah Kedubes ke Yerusalem, Prabowo Dinilai Tak Paham Sejarah KAA

Dukung Australia Pindah Kedubes ke Yerusalem, Prabowo Dinilai Tak Paham Sejarah KAA

Capres Nomor Urut 02 Prabowo Subianto memberikan pidato politiknya pada acara Pembekalan Relawan Pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 02 Prabowo- Sandi di Istora Senayan, Jakarta, Kamis 22 November 2018. Acara tersebut mengambil tema "Bergerak Menuju Kemenangan". ( Foto: Suara Pembaruan / Joanito De Saojoao. )


Padalarang, Babegus – Pernyataan capres Prabowo Subianto yang menyebut tak mempermasalahkan langkah Australia memindahkan kedutaan besarnya ke Yerusalem menjadi pembahasan di rapat konsolidasi pemenangan Pemilu 2019 PDI Perjuangan Kabupaten Bandung dan Bandung Barat. Kesimpulannya, Prabowo tak paham sejarah hingga menafikan nasib Palestina.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, Jawa Barat menjadi saksi bagi sejarah dunia ketika dilaksanakan Konferensi Asia Afrika (KAA) 1955. Konferensi itu melahirkan Dasasila Bandung, yang menjadi dasar kemerdekaan sejumlah negara di dunia saat itu. “Berbekal semangat Dasasila Bandung, puluhan negara merdeka karena mereka percaya, sebagaimana Indonesia, bahwa kemerdekaan adalah hak bangsa,” kata Hasto, Sabtu (24/11).

Dengan demikian, lanjut Hasto, ketika Prabowo bersikap tak peduli soal pemindahan kedutaan besar Australia itu, maka sangat memprihatinkan. “Ini adalah pemimpin yang tidak paham sejarah,” kata Hasto.

Padahal, di tahun 1955 saja, Bung Karno sudah meminta agar Palestina ikut dalam KAA. Sebab kemerdekaan adalah hak segala bangsa, termasuk Palestina. Indonesia adalah negara antipenjajahan, antiimperialisme, dan antikolonialisme.

Ribuan Marketer sudah memakai tool ini untuk

Mengelola semua akun media sosial Facebook & Instagram

Nikmati kemudahan, posting terjadwal, dan upload langsung dari komputer.

“Karena itu sikap Prabowo itu nyata-nyata berbeda dengan sikap PDIP, berbeda dengan apa yang diperjuangkan Bung Karno dan nyata-nyata berbeda dengan apa telah diperjuangkan Presiden Jokowi,” ulasnya.

Bung Karno bahkan rela memutuskan Indonesia tak ikut Olimpiade 1962 sebagai bentuk protes atas hadirnya dua delegasi, Israel.

Ketika Prabowo bersikap tak peduli soal pemindahan kedutaan besar Australia itu, maka sangat memprihatinkan.

Acara konsolidasi itu dilaksanakan dalam rangka Safari Kebangsaan II PDI Perjuangan, yang menyusuri jalur selatan Pulau Jawa. Bertempat di Hotel Mason Pines, Padalarang, acara dihadiri juga Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat dan Ketua DPD PDIP Jawa Barat Tubagus Hasanuddin.

Hasto mengingatkan bahwa Bung Karno bahkan rela memutuskan Indonesia tak ikut Olimpiade 1962 sebagai bentuk protes atas hadirnya dua delegasi, Israel dan Taipeh.

Hasto juga menyindir kubu Prabowo-Sandi, yang menyampaikan kerinduannya terhadap rezim Orde Baru (Orba) Soeharto.

“Apa yang dirindukan sih? Korupsinya? Kolusinya? Nepotismenya? Apakah itu yang dirindukan untuk menimpa rakyat sendiri? Apakah itu yang dirindukan? Membagi kekayaan negara untuk kroni, termasuk keluarganya? Apa itu yang dirindukan?” beber Hasto di depan lebih dari seribu kader PDIP yang hadir.

Hasto juga menyampaikan pesan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri bahwa berpolitik itu bicara masa kini dan masa depan, dengan api semangat perjuangan masa lalu yang penuh kepeloporan. “Semangat yang dulu hadir di tempat ini, di Bandung, di Jawa Barat. Demi nasionalisme, demi keyakinan Indonesia merdeka,” ujarnya.

 

Sumber: BeritaSatu .com

Pasang Iklan Banner Gratis Selamanya

Pasang Iklan Banner Gratis Selamanya

JASA PEMBUATAN WEBSITE MURAH & PROFESIONAL

Website: www.amubaweb.com

Melayani Pembuatan Website: Berita, Profile Caleg, Profile Perusahaan, Organisasi atau Sekolah, Toko Online, dan lain-lain.Domain Gratis, Hosting Unlimited, Tampilan sesuai Permintaan, Aman dari Hacker. Hubungi: Telp./WA: +6281294635834

Subscribe

Mari bergabung dengan 3.889 pelanggan Babegus.com dengan memasukkan E-mail aktif Anda di bawah ini. E-mail Anda dirahasiakan. Terima kasih.