TPN-OPM Nyatakan Bertanggung Jawab Atas Penembakan di Nduga | BABEGUS.COM

TPN-OPM Nyatakan Bertanggung Jawab Atas Penembakan di Nduga

TPN-OPM Nyatakan Bertanggung Jawab Atas Penembakan di Nduga

 

Jayapura, Babegus – Tentara Pembebasan Nasional – Organisasi Papua Merdeka (TPN-OPM) melalui salah satu petinggi organisasi itu, Panglima Daerah Militer Markodap III Ndugama, Egianus Kogeya menyatakan bertanggung jawab terhadap penyerangan pekerja Jembatan Kali Aworak, Kali Yigi, dan Pos TNI di Distrik Mbua, Papua.

Hal ini dikatakan Juru Bicara TPN-OPM Sebby Sambom dalam rilisnya kepada BeritaSatu.com, Rabu (5/12) siang. Sebby Sambom mengatakan, Panglima Daerah Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Markodap III Ndugama, Egianus Kogeya menyatakan bertanggung jawab terhadap penyerangan pekerja Jembatan Kali Aworak, Kali Yigi, dan Pos TNI Distrik Mbua.

Disebutkan, sejak 2 Desember 2018 di bawah pimpinan Komandan Operasi Tuan Pemne Kogeya, telah dilakukan operasi di Kali Aworak dan Kali Yigi dengan sasaran operasi Jembatan Kali Aworak, Kali Yigi, dan Pos TNI Distrik Mbua.

Ribuan Marketer sudah memakai tool ini untuk

Mengelola semua akun media sosial Facebook & Instagram

Nikmati kemudahan, posting terjadwal, dan upload langsung dari komputer.

“Kami yang lakukan dan kami siap bertanggung jawab. Penyerangan ini di bawah pimpinan Panglima Daerah Makodap III Ndugama Tuan Egianus Kogoya dan komandan Operasi, Pemne Kogeya. Lebih dari tiga bulan kami memantau dan melakukan patroli, dan kami sudah secara lengkap mempelajari pekerja di Jembatan Kali Aworak, Kali Yigi, dan Pos TNI Distrik Mbua. Mereka adalah satu kesatuan,” kata Seby yang menyampaikan keterangan Egianus Kogeya.

Diungkapkan, Pos Mbua adalah pos resmi sebagai pos kontrol dan yang bekerja di Kali Aworak dan Kali Yigi adalah murni anggota TNI (Zeni Tempur/Zipur). “Karena kami tahu bahwa yang bekerja selama ini untuk jalan Trans (Papua) dan jembatan-jembatan yang ada sepanjang Jalan Habema Juguru Kenyam Batas Batu adalah murni anggota TNI,” katanya.

Lanjut dia, sasaran serangan mereka tidak salah, sebab TPN-OPM tahu mana pekerja sipil atau tukang biasa, dan mana pekerja anggota TNI. “Walaupun mereka berpakaian sipil atau preman,” katanya.

“Kami juga siap bertanggung jawab terhadap penyerangan Pos TNI di Distrik Mbua. Yang melakukan perlawanan dan penyerangan adalah TPNPB Markodap III Ndugama, bukan warga sipil. Kami pimpinan sampai anggota TPNPB Komando Nasional punya kode etik perang revolusi. Kami tidak akan berperang melawan warga sipil yang tidak seimbang dan sepadan,” kata Sebby Sambom.

 

 

 

Sumber: Suara Pembaruan

Pasang Iklan Banner Gratis Selamanya

Pasang Iklan Banner Gratis Selamanya

JASA PEMBUATAN WEBSITE MURAH & PROFESIONAL

Website: www.amubaweb.com

Melayani Pembuatan Website: Berita, Profile Caleg, Profile Perusahaan, Organisasi atau Sekolah, Toko Online, dan lain-lain.Domain Gratis, Hosting Unlimited, Tampilan sesuai Permintaan, Aman dari Hacker. Hubungi: Telp./WA: +6281294635834

Subscribe

Mari bergabung dengan 3.889 pelanggan Babegus.com dengan memasukkan E-mail aktif Anda di bawah ini. E-mail Anda dirahasiakan. Terima kasih.